Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Apakah broker properti dapat uang banyak segampang yang dikira orang?
03-31-2018, 05:00 PM (This post was last modified: 03-31-2018 05:01 PM by hildakrpro.)
Post: #1
Lightbulb Apakah broker properti dapat uang banyak segampang yang dikira orang?
Banyak orang berpikir menjadi broker properti adalah cara mudah untuk mendapat uang banyak. Bagaimana tidak, dengan rata-rata komisi 2.5% saja kalau kita jual properti seharga 5 milyar berarti kita bisa dapat uang 2.5% x 5 milyar = 125 juta.

Wow 125 juta ! Itu sama saja dengan gaji 10 juta sebulan selama 1 tahun. Kelihatannya enak ya?

Sayangnya kenyataannya tidak semudah itu. Pertama, menjual itu susah. Mendapatkan orang yang mau membeli apa yang kita tawarkan itu tidak gampang. Kita pasang iklan di internet hari ini, besok ada puluhan properti lain yang baru yang menimpa iklan kita. Jadinya orang tidak lihat deh iklan kita.

Kita mau tawarkan projek-projek developer yang baru, ups, ternyata begitu banyak orang yang menawarkan properti yang sama. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan orang lain di luar sana yang menawarkan properti yang sama. Kenapa mereka harus beli lewat kita?

Ketika kita sudah bolak balik bawa orang untuk lihat properti, eh bisa saja loh dia akhirnya beli lewat orang lain. Yang lebih parah lagi adakalanya pembelinya bisa langsung menghubungi pemiliknya dan deal sendiri diam-diam di belakang.

Cape deh Huh

Ketika kita pada akhirnya cukup beruntung untuk menjual satu properti dan mendapatkan komisi, jika saat menjual itu kita bergabung dengan satu kantor properti, maka kita masih harus membagi 50-55% dari komisi kita ke kantor itu. Karena umumnya memang begitu yang di kantor-kantor agensi properti. Artinya kalau komisinya Rp 100 juta, kita harus kasi 50 jt - 55 jt ke kantor tersebut.

Sudah cape-cape harus bagi banyak pula ke kantornya.

Nah saya ingin memperkenalkan satu kantor properti yang :

1. Memberikan pembagian komisi terbesar bagi agen-agennya yaitu 80-20. Artinya 80% buat si agen. Ke kantor 20% saja. Dan ini langsung dari transaksi pertama, bukan up to 80%. Alias 50% dulu, lalu setelah capai sekian ratus juta baru naik jadi 60%, lalu capai sekian ratus juta lagi naik jadi 70%, dst. Tetapi langsung dari transaksi pertama kita. Catatan : pembagian 80-20 setelah dari jumlah komisi setelah royalty.

2. Memberikan legal backup apabila komisinya tidak dibayar oleh pemilik. Kalau jadi agen, yang paling ditakutkan adalah setelah sudah cape-cape jual properti, eh komisi tidak dibayar sama pemiliknya. Nah, di kantor ini, jikalau syarat-syarat pembuktian dan ketentuannya dipenuhi, maka agennya tidak usah pusing. Nanti legal inhouse kantor tersebut yang akan urus selebihnya.

3. Membantu dalam pemasaran.
Punya properti tetapi bingung cara jualnya bagaimana? Di kantor properti ini, iklan-iklan yang dipasang oleh agennya di websitenya akan mudah terlihat publik. Pengunjungnya rata-rata mencapai 100 ribu per bulan.

4. Memberikan pelatihan online yang bisa diakses 24 jam sehari 7 hari seminggu.
Punya pertanyaan tentang prosedur jual beli, tentang kontrak sewa, tentang orang asing kalau mau beli properti, tentang bphtb 0%? Tidak usah kuatir, semuanya bisa diakses melalui platform online training mereka, 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Kapan saja ada pertanyaan, tinggal ketik search dan kita bisa menemukan video-video dan berbagai artikel untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang umum diajukan oleh broker.

Mau tau lebih jauh? Kunjungi https://www.krproperty.id/career/


Attached File(s) Thumbnail(s)
   
Find all posts by this user
Quote this message in a reply
Post Reply 


Messages In This Thread
Apakah broker properti dapat uang banyak segampang yang dikira orang? - hildakrpro - 03-31-2018 05:00 PM

Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)